Sunday, April 6

Saturday, April 5

Friday, April 4

Wednesday, April 2

KUMPULAN FOTO GEMPA TSUNAMI CHILE 2014 Gambar Gempa Tsunami Di Chile Terbaru Lengkap

KUMPULAN FOTO GEMPA TSUNAMI CHILE 2014 Gambar Gempa Tsunami Di Chile Terbaru Lengkap

KUMPULAN FOTO GEMPA TSUNAMI CHILE 2014

VIDEO FOTO GEMPA TSUNAMI CHILE 2014

FOTO GEMPA TSUNAMI CHILE 2014

GEMPA TSUNAMI CHILE 2014

Friday, March 28

KUMPULAN ANEKA JENIS BEBEK-ITIK LENGKAP Ciri dan Jenis Bebek-Itik Tips Cara Perawatan

KUMPULAN ANEKA JENIS BEBEK-ITIK LENGKAP Ciri dan Jenis Bebek-Itik Tips Cara Perawatan

KUMPULAN ANEKA JENIS BEBEK-ITIK LENGKAP

KUMPULAN ANEKA JENIS BEBEK-ITIK LENGKAP

KUMPULAN ANEKA JENIS BEBEK-ITIK LENGKAP

KUMPULAN ANEKA JENIS BEBEK-ITIK LENGKAP

KUMPULAN ANEKA JENIS BEBEK-ITIK LENGKAP

KUMPULAN ANEKA JENIS BEBEK-ITIK LENGKAP


Untuk Anda yang ingin memulai berternak bebek/itik, ada baiknya untuk mempelajari beberapa kiat-kiat cara memelihara bebek/itik yang baik. Apalagi, bila usaha ini akan Anda jadikan sebagai lahan bisnis, Anda tentu tidak mau mengambil resiko merugi karena salah dalam penanganan bebek/itik peliharaan Anda. Berikut ini merupakan cara memelihara /itik untuk pemula, mulai dari pemilihan bibit hingga penanganan terhadap penyakit yang sering menyerang bebek/itik.

Pemilihan Bibit (DOD)

Hal pertama yang harus diketahui dalam memilih DOD adalah pastikan kita mengetahui umur dari DOD yang kita pelihara sehingga kita dapat memberi perawatan yang tepat bagi DOD tersebut. Selain itu, pastikan DOD memiliki kualitas yang baik agar didapatkan hasil maksimal. Ciri-ciri DOD dengan kualitas unggul adalah:
  • Memiliki bulu yang bagus dan kering
  • Memiliki bobot sekitar 38-40 gram
  • Kedua mata terbuka
  • Bibit bergerak lincah
  • Tidak memiliki cacat
Pembuatan Kandang

Kandang sebagai tempat tinggal dari bebek cukup perlu diperhatikan, agar bibit bebek atau bebek yang tinggal di dalamnya dapat tumbuh dengan baik, tidak mudah terserang penyakit dan mati.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kandang bebek adalah:
  • Kandang bebek harus bersih dan memiliki permukaan lantai yang rata dan kering. Hal ini bertujuan agar bebek tidak mudah terserang penyakit.
  • Temperatur di dalam kandang bebek kurang lebih 27º-30º C.
  • Memiliki penerangan cahaya yang cukup dan sirkulasi udara yang lancar.
  • Memiliki pagar atau dinding yang dapat melindungi bebek dari hewan lain yang berbahaya.
  • Memiliki kolam air untuk bermain dan tempat air minum
Dalam pemeliharaan bebek, terdapat 3 jenis kandang untuk masing-masing umur bebek, antara lain:
  • Kandang brooder, untuk anak bebek
    Anak bebek (DOD) dalam masa umur 1 hari-2 minggu memerlukan kandang dengan ukuran kurang lebih 1 m2. Kandang tersebut dapat menampung anak bebek sekitar 50 ekor. Sebelum anak bebek dimasukkan ke dalam kandang, ada baiknya bila menyemprotkan disinfektan agar kandang bebas dari kuman penyakit.
  • Kandang untuk bebek remaja
    Bebek setelah berumur lebih dari 2 minggu dapat dipindahkan ke kandang biasa (dipindahkan dari box).
  • Kandang layar, untuk bebek siap bertelur
    Ukuran dari kandang ini adalah sekitar 3x4 meter dengan kapasitas hingga 30 ekor bebek ukuran sedang.
Pemberian Pakan Bebek

Dalam memberi pakan bebek, terdapat 3 jenis fase dimana pakan dalam fase tersebut biasanya diberikan pakan dari pabrik sesuai dengan umur bebek, yaitu fase starter ( umur 0-8 minggu), fase grower ( 8-18 minggu), fase layar (18-27 minggu). Akan tetapi untuk lebih menghemat biaya ternak, bisa juga menggunakan pakan seperti jagung, dedak padi, keong mas, sisa sayuran, pelet buatan dan lain-lain.

Cara pemberian pakan juga disesuaikan dengan umur dari bebek tersebut, dengan porsi sebagai berikut:
  • Bebek umur 1-2 minggu, diberikan kurang lebih 60 gr pakan/ekor/hari
  • Bebek umur 3-4 minggu, diberikan kurang lebih 80 gr pakan/ekor/hari
  • Bebek umur 5-9 minggu, diberikan kurang lebih 100 gr pakan/ekor/hari
  • Bebek umur 10 minggu atau lebih, diberikan kurang lebih 150-180 gr pakan/ekor/hari.
Dalam pemberian pakan ini, usahakan jangan memberikan pakan sekaligus dalam satu kali. Tetapi, berikan secara bertahap dan terus menerus demi menjaga kualitas dan efisiensi pakan itu sendiri. Karena pada dasarnya, unggas ini kurang menyukai pakan yang sudah lama.
Sedangkan untuk kebutuhan minum bebek juga disesuaikan dengan umurnya:
  • Bebek umur 0-7 hari, diberikan air minum yang ditambahkan vitamin dan mineral.
  • Bebek umur 7-28 hari, diberikan air minum secara terus menerus, yang ditempatkan di wadah air minum di pinggir kandang.
  • Bebek umur 28 hari dan seterusnya, diberikan air minum diberikan air minum dalam wadah yang berukuran 2 mx15 cm dan tinggi 10 cm. Dapat digunakan untuk 200-300 ekor bebek.
Upayakan kualitas air selalu terjaga dengan diganti setiap hari dan membersihkan tempat air minumnya.

Penyakit Bebek

Dalam memelihara bebek yang berasal dari bebek DOD, diperlukan penanganan yang sangat intensif karena pada tahap ini bebek DOD memiliki resiko kegagalan yang sangat tinggi. Diantaranya karena kurang sesuainya pemberian pakan yang cocok serta kondisi kandang yang membuat bebek DOD mengalami disorientasi lingkungan.
Dalam hal penyakit, yang sering menyerang unggas ini terbagi menjadi dua jenis penyakit, yaitu:

Penyakit tidak menular

Penyakit ini lebih disebabkan oleh tidak baiknya pemeliharaan seperti kebersihan kandang yang tidak terjaga, keracunan pakan dan kurangnya vitamin serta protein terutama pada fase starter (DOD). Penyakit yang timbul antara lain:
  • Stress, akibat dari terlalu banyak bebek yang terdapat pada kandang, kandang yang kotor, lingkungan yang bising, perubahan jenis pakan bebek dan lain lain. Untuk menanggulangi penyakit ini, yang harus dilakukan adalah mengurangi potensi akan gangguan yang menimbulkan penyakit tersebut.
  • Brooder pneumonia
    Penyakit ini menyerang bebek pada saat fase starter DOD yang disebabkan oleh ventilasi kandang yang kurang baik, serta pengontrol pemanas yang kurang baik, sehingga mengakibatkan pembengkakkan kepala, mata berair dan pernafasan yang terganggu. Penyakit yang satu ini dapat diatasi dengan memberikan obat pada air minum untuk mengurangi tersebarnya penyakit tersebut.
  • Kekurangan vitamin A dan Vitamin D
    Hal ini dapat menyebabkan bebek mengalami gangguan pertumbuhan, kelumpuhan, mata berair dan bebek menjadi kurang aktif.
  • Mycosis
    Disebabkan oleh keracunan makanan yang diakibatkan oleh pakan bebek yang sudah basi atau tidak layak dikonsumsi dan jamur yang tumbuh dan berkembang di kandang. Penyakit ini menyebabkan kurang nafsu makan dan berat badan yang menyusut drastis dalam beberapa hari dan apabila tidak tertangani segera dapat menyebabkan kematian dalam waktu satu minggu. Hal utama yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit ini adalah dengan membersihan kandang secara berkala serta pemberian kapur pada lantai kandang terutama pada saat musim hujan.
Penyakit Menular

Penyakit yang menular pada itik banyak disebabkan oleh bakteri, kuman atau virus melalui kontak langsung atapun melalui udara. Penyakit ini antara lain:
  • Fowl Cholera (kolera itik)
    Disebabkan oleh kandang basah serta lembab. Tanda bebek yang terserang penyakit ini adalah sesak nafas, pial bengkak dan panas, serta memisahkan diri dari kelompoknya. Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan memberikan vaksinasi Fowl Cholera, obat Preparat-preparat Sulfat, Choramphenicol, atau Tetracycline.
  • Fowl Pox (Cacar)
    Penyakit ini ditandai dengan banyaknya benjolan-benjolan pada kaki dan kepala. Pencegahan juga dapat dilakukan dengan cara memberikan vaksinasi yang diberikan melalui pemberian suntikan dibalik sayap itik. Pengobatannya dapat dilakukan dengan mengelupasi benjolan-benjolan yang terdapat pada bagian kaki itik hingga berdarah kemudian diberikan yodium tingture (6-10%) dengan cara dioleskan.
  • White Eye (Mata Memutih)
    Tanda penyakit ini adalah keluarnya cairan berwarna putih bening dari bagian mata dan paruh, kotoran yang bening, dan dalam beberapa jam kemudian akan berubah menjadi kekuning-kuningan, lemah, sulit bernafas, dan akhirnya akan mengalami kelumpuhan, kejang-kejang, serta kematian. Pengobatan dan pencegahannya yang bisa dilakukan adalah dengan pemberian antibiotika (terramycin atau aureomycins) dicampur dengan air minum.
  • Coccidiosis (berak darah)
    Gejala pada itik yang terserang penyakit jenis ini adalah nafsu makan menurun, penurunan berat badan yang drastis, dan kemudian menyebabkan kelumpuhan. Penyakit ini bisa menular melalui kotoran itik dan terjadi cukup cepat serta banyak menyerang anak itik.
  • Salmonellosis
    Menyebabkan kematian mencapai 50%. Penyebab dari peyakit ini adalah kuman salmonella Anatis, yang menular melalui lalat dan minuman atau makanan yang telah tercemar oleh kuman tersebut. Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan kandang
  • Sinusitis dan Aflatoksikosis
    Penyakit ini disebabkan oleh kandang yang tidak terjaga kebersihannya, kekurangan mineral serta tidak tersedia kolam permainan untuk bebek. Gejala yang timbul antara lain pembengkakan sinus, terjadi pendarahan di bawah kulit dan jari serta mati dalam posisi terlentang. Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan pemeliharaan yang dilakukan dengan baik. Pengobatan dapat dilakukan dengan menyuntikkan antibiotika (streptomycin) ke dalam sinus yang sakit dan memberikan antibiotika yang dicampurkan dalam air minum atau pakan.
Yang paling utama dalam mencegah penyebaran penyakit yang timbul adalah dengan memisahkan bebek yang terlihat mengalami gejala terserang penyakit dan juga menghubungi pihak dinas kesehatan apabila dampak ataupun jenis penyakit yang timbul diluar dari kewajaran terserang penyakit.

Sarana & Kandang Itik Petelur

Secara umum, kandang yang baik bagi itik adalah memenuhi beberapa syarat berikut :
  • Suhu di dalam kandang tidak boleh lebih dari 40 derajat celcius dan tidak kurang dari 35 derajat celcius.
  • Kandang boleh lembab asal tidak melebihi toleransi sebanyak 60%.
  • Penerangan memadai di tiap sudut kandang sehingga memudahkan kita dalam menata ulang kandang sewaktu - waktu.
  • Manajemen bahan yang efektif. Tidak harus mahal namun dapat dibuat dengan bahan murah yang dapat dipergunakan dalam waktu lam.
  • Persiapkan kebutuhan seperti tempat makan dan minum sedini mungkin.
Pembibitan Itik Petelur Unggul

Pembibitan merupakan kunci sukses dalam ternak bebek petelur. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menggunakan bibit yang benar - benar unggul dan terbukti kualitasnya. Harga mahal itu relatif. Sesuaikan dengan kualitas. Karena jika bibit yang anda gunakan hanya berkualitas biasa, maka hasilnya juga tidak akan memuaskan. Carilah bibit tetas dari peternak terpercaya. Dalam mendapatkan bibit itik, ada beberapa cara yang dapat kita tempuh, diantaranya yaitu :
  • Membeli dan memelihara indukan itik yang unggul dan telur tetasnya kita taruh di sarang ayam atau mentok sehingga diperoleh bibit yang kita inginkan.
  • Mencari indukan unggul yang terjamin dan kita beli telur tetasnya
  • Membeli bakalan atau starter itik berusia 1 hari hingga 1 setengah bulan, dikenal dengan DOD.

Konsultasikan hal ini terlebih dahulu kepada yang lebih ahli. Jika perlu minta rekomendasi peternak yang memiliki DOD yang bagus.Yaitu tidak cacat dan berwarna kuning cerah yang mengkilap.

Perawatan bibit itik petelur unggul

Setelah kita dapatkan bibit itik petelur tersebut. Kita masuk pada fase selanjutnya dalam hal pembibitan, yaitu bagaimana merawat bibit itik tersebut sehingga dapat menjadi seperti apa yang kita inginkan. Saya beri contoh, setelah kita mendapatkan bakalan starter DOD yang unggul, kita wajib segera menangani nya, bibit itu harus segera kita masukkan ke dalam kandang indukan yang sudah kita bahas diatas.

Jagalah dan pastikan temperatur suhu dapat mencapai sudut kandang, agar semua bibit tersebut mendapatkan perawatan secara merata. Maksimal 1 meter persegi box atau kotak dapat menampung 50 ekor bibit. berikan pakan yang sesuai dengan usia itik, jika masih starter atau bakalan, maka berikan banyak vitamin dan mineral ke dalam air nya. Gunanya menjaga ketahanan itik dari hama dan penyakit yang disebabkan oleh stress.

Perawatan calon induk itik

Setelah kita melalui proses perawatan bibit, ada baiknya kita segera menentukan kemana nantinya calon induk itik petelur akan dipasarkan, dan dalam bentuk apa. Ada dua jenis telur itik yang nantinya akan mempengaruhi proses produksi. Yang pertama yaitu calon induk itik untuk telur konsumsi, dan yang kedua adalah induk itik untuk telur tetasan. Dalam memproduksi telur tetasan, hal yang wajib kita sediakan adalah pejantan, umumnya satu pejantan harus kita persiapkan untuk 6 ekor itik betina.

Untuk mendapatkan telur tetas yang subur dan terbuahi oleh pejantan, kita dapat mencapainya dengan pakan buatan maupun dengan perkawinan alami dengan itik betina. Untuk hal lainnya dalam perawatan, tidak ada hal lain yang membedakan. Oleh karena itu, sebaiknya penentuan telur itik kita lakukan sebelum calon induk layak produk.

Pemeliharaan & Pakan Itik Petelur

Pemeliharaan adalah hal yang paling utama di atas segalanya dalam usaha budidaya itik petelur. Indukan yang bagus pun tidak akan subur dan menghasilkan jika pakan dan metode pemeliharaan yang kita terapkan itu salah. Dan sebaliknya, indukan yang kualitasnya biasa saja dapat menghasilkan jumlah telur yang optimal jika jika kita sudah menemukan cara pemeliharaan yang baik dan benar. Ada beberapa hal yang jika kita bisa lakukan secara terprogram, maka hasil yang optimal dapat kita capai, dan resiko penyakit maupun kematian dapat diminimalisir.
  • Kita jaga kebersihan kandang, amati secara berkala, apakah kandang perlu dibersihkan atau tidak. Umumnya kandang yang kotor rawan menimbulkan bakteri dan jika masuk ke dalam tubuh itik akan timbul suatu penyakit dan mengurangi keberhasilan ternak. Selain itu biaya pengobatan itik juga dapat memotong keuntungan dari hasil produksi. Bila perlu kita sterilkan kandang dengan obat secara berkala.
  • Konsultasikan masalah dan penyakit yang timbul kepada dokter hewan dengan segera. Penanganan yang lambat akan sangat merugikan jika penyakit tersebut menular kepada itik yang lain. Bila perlu catat periode dimana penyakit mulai melanda dan perkiraan kesembuhannya.
  • Pemberian pakan wajib disesuaikan dengan fase dan usia itik petelur tersebut. Umunya terbagi menjadi tiga fase, yaitu starter, grower, dan layar. Ketiga fase tersebut dapat kita berikan pakan langsung buatan pabrik yang banyak tersedia di toko peternakan. Sesuaikan usia itik dengan fase yang tertera pada kemasan pakan. Untuk pemberian kita dapat menyesuaikan karakteristik itik tersebut berdasarkan usia, Pada usia 0 sampai 2 minggu kita berikan makanan pada wadah yang rata(tray).
Diatas tdua minggu, kita dapat mulai menaburkan pakan di lantai, tetapi tetap kita berikan juga di wadah yang rata tadi. Pada usia 3 minggu hingga satu bulan, itik sudah terbiasa dengan pakan di lantai. Usia diatas dua bulan, kita sudah bisa mulai mengenalkan pakan buatan agar itik dapat mendapat nutrisi yang baik dan mulai memproduksi telur. Biasanya berbentuk ransum yang terbuat dari berbagai macam campuran. Mengenai ransum akan kita bahas lebih mendetail di artikel selanjutnya. Setelah fase ransum berhasil, kita sudah bisa memberi makan secara ad libitum terus menerus dan disesuaikan dengan kebutuhan produksi.

Sedangkan air, berikan vitamin dan mineral untuk itik usia kurang dari satu minggu. Selanjutnya lewat satu minggu, kita dapat terus menerus mengisi air dan posisi air ada di pinggir kandang. Setelah itik masuk usia satu bulan, baru lah kita buat tempat minum dengan panjang 2 meter untuk 200 hingga 300 ekor itik dalam satu kandang dan diberikan secara terus menerus.

Pemanenan & Pemasaran Telur Itik

Perlu diketahui, itik / bebek biasanya bertelur saat dini hari. Jadi jika kita melihat nya pada pukul 6 pagi, maka bisa dipastikan bahwa itik tidak akan bertelur lagi. Kita boleh mengeluarkan itik dari dalam kandang dan mulai memanen telur itik satu persatu. Wadah telur dapat kita buat dari keranjang yang berbentuk cekung. Jangan terlalu lama membiarkan atau menyimpan telur itik terlalu lama karena mudah busuk. Jika tidak diawetkan lebih baik langsung anda pasarkan.

Untuk pemasaran kami bisa menjamin bahwa anda tidak akan kekurangan penadah / pengumpul. Karena selama ini kebutuhan telur itik yang sangat tinggi tidak diimbangi dengan hasil produksi yang meningkat. Selain melalui penadah, kita juga bisa langsung menjualnya ke pasar atau ke rumah makan dalam bentuk telur asin. Disamping kurangnya hasil produksi, banyak para peternak itik petelur yang berhenti di tengah jalan karena putus asa melihat kurangnya produktivitas itik ternakannya. Oleh karena itu, diperlukan kesabaran ekstra dan ketangkasan dalam budidaya itik.

Monday, March 24

KUMPULAN ANEKA JENIS KAMBING Ciri Dan Jenis Kambing Tips Cara Perawatan

KUMPULAN ANEKA JENIS KAMBING Ciri Dan Jenis Kambing Tips Cara Perawatan

KUMPULAN ANEKA JENIS KAMBING Ciri Dan Jenis Kambing Tips Cara Perawatan

KUMPULAN ANEKA JENIS KAMBING Ciri Dan Jenis Kambing Tips Cara Perawatan

KUMPULAN ANEKA JENIS KAMBING Ciri Dan Jenis Kambing Tips Cara Perawatan

KUMPULAN ANEKA JENIS KAMBING Ciri Dan Jenis Kambing Tips Cara Perawatan


Beberapa ini Jenis Kambing yang ada di Indonesia

1. Kambing Kacang

Kambing kacang adalah ras unggul kambing yang pertama kali dikembangkan di Indonesia. Kambing kacang merupakan kambing lokal Indonesia, memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap kondisi alam setempat serta memiliki daya reproduksi yang sangat tinggi. Kambing kacang jantan dan betina keduanya merupakan tipe kambing pedaging.

Ciri-ciri kambing kacang :
Tubuh kambing relatif kecil dengan kepala ringan dan kecil.
Telinganya tegak, berbulu lurus dan pendek.
Pada umumnya memiliki warna bulu tunggal putih, hitam, coklat, atau kombinasi ketiganya.
Kambing jantan maupun betina memiliki dua tanduk pendek.
Berat tubuh jantan dewasa dapat mencapai 30 kg, serta betina dewasa mencapai 25 kg.
Tinggi yang jantan 60 - 65 cm, sedangkan yang betina 56 cm.
Memiliki bulu pendek pada seluruh tubuh, kecuali pada ekor dan dagu, pada kambing jantan juga tumbuh bulu panjang sepanjang garis leher, pundak dan punggung sampai ekor dan pantat.

2. Kambing Etawa (Kambing Jamnapari)

Kambing Ettawa atau dikenal juga dengan nama Kambing Jamnapari, merupakan jenis kambing unggul yang memiliki dua tipe fungsi yaitu sebagai kambing penghasil susu maupun kambing untuk penghasil daging.

Kambing Etawa didatangkan ke Indonesia dari India.

Ciri-ciri kambing Etawa :
Badannya besar, tinggi gumba kambing jantan 90 cm hingga 127 cm dan yang betina mencapai 92 cm.
Bobot yang jantan bisa mencapai 91 kg, sedangkan betina hanya mencapai 63 kg.
Telinganya panjang dan terkulai ke bawah.
Dahi dan hidungnya cembung.
Kambing jantan maupun betina bertanduk pendek.
Kambing Etawa mampu menghasilkan susu hingga tiga liter per hari.

3. Kambing Jawarandu
Kambing Jawarandu (Jawa Randu) memiliki nama lain Bligon, Gumbolo, Koplo dan Kacukan. Merupakan hasil silangan dari kambing peranakan etawa dengan kambing kacang, namun sifat fisik kambing kacangnya yang lebih dominan. Untuk menghemat biasanya peternak susu kambing memilih kambing ini untuk diternakkan guna diambil susunya. Kambing ini dapat menghasilkan susu sebanyak 1,5 liter per hari.

Ciri-ciri kambing Jawarandu :
Memiliki tubuh lebih kecil dari kambing ettawa, dengan bobot kambing jantan dewasa dapat lebih dari 40 kg, sedangkan betina dapat mencapai bobot 40 kg.
Baik jantan maupun betina bertanduk.
Memiliki telinga lebar terbuka, panjang dan terkulai.
Baik jantan maupun betina merupakan tipe pedaging dan penghasil susu.

4. Kambing PE (Peranakan Etawa)
Kambing ini merupakan hasil persilangan antara kambing Etawa dengan kambing lokal/Kacang, dengan tujuan lebih mampu beradaptasi dengan kondisi Indonesia. Kambing ini dikenal sebagai kambing PE (Peranakan Etawa), dan saat ini juga dianggap sebagai kambing Lokal.

Kambing PE berukuran hampir sama dengan Etawa namun lebih adaptif terhadap lingkungan lokal Indonesia. Tanda-tanda tubuhnya berada diantara kambing Kacang dan kambing Etawa. Jadi ada yang lebih ke arah kambing Etawa, ada sebagian yang lebih ke arah kambing Kacang.

Kambing ini awalnya tersebar di sepanjang pesisir utara Pulau Jawa, dan saat ini hampir di seluruh Indonesia. Pejantan mempunyai sex-libido yang tinggi, sifat inilah yang membedakan dengan kambing Etawa.

Ciri-ciri kambing Etawa :
Warna bulu belang hitam, putih, merah, coklat dan kadang putih.
Badannya besar sebagaimana Etawa, bobot yang jantan bisa mencapai 91 kg, sedangkan betina mencapai 63 kg.
Telinganya panjang dan terkulai ke bawah, bergelambir yang cukup besar
Dahi dan hidungnya cembung.
Kambing jantan maupun betina bertanduk kecil/pendek.
Daerah belakang paha, ekor dan dagu berbulu panjang
Kambing Etawa mampu menghasilkan susu hingga tiga liter per hari.

5. Kambing Boer
Kambing Boer aslinya berasal dari Afrika Selatan dan telah menjadi ternak yang ter-registrasi selama lebih dari 65 tahun. Kata "Boer" artinya petani. Kambing Boer merupakan kambing pedaging yang sesungguhnya karena pertumbuhannya sangat cepat.

Kambing ini pada umur lima hingga enam bulan sudah dapat mencapai berat 35 – 45 kg, dengan rataan pertambahan berat tubuh antara 0,02 – 0,04 kg per hari. Keragaman ini tergantung pada banyaknya susu dari induk dan ransum pakan sehari-harinya. Kambing Boer jantan akan tumbuh dengan berat badan 120 – 150 kg pada saat dewasa (umur 2-3 tahun), sedangkan Betina dewasa (umur 2-3 tahun) akan mempunyai berat 80 – 90 kg. Boer betina maupun jantan keduanya bertanduk.
Dibandingkan dengan kambing perah lokal, persentase daging pada karkas kambing Boer jauh lebih tinggi dan mencapai 40% – 50% dari berat tubuhnya

Kambing Boer dapat dikenali dengan mudah dari tubuhnya yang lebar, panjang, dalam, berbulu putih, berkaki pendek, berhidung cembung, bertelinga panjang menggantung, berkepala warna coklat kemerahan atau coklat muda hingga coklat tua. Beberapa kambing Boer memiliki garis putih ke bawah di wajahnya. Kulitnya berwarna coklat yang melindungi dirinya dari kanker kulit akibat sengatan sinar matahari langsung. Kambing ini sangat suka berjemur di siang hari.

Kambing Boer dapat hidup pada suhu lingkungan yang ekstrim, mulai dari suhu sangat dingin (-25 derajat celcius) hingga sangat panas (43 derajat celcius) dan mudah beradaptasi terhadap perubahan suhu lingkungan. Tahan terhadap penyakit. Mereka dapat hidup di kawasan semak belukar, lereng gunung yang berbatu atau di padang rumput. Secara alamiah mereka adalah hewan yang suka meramban sehingga lebih menyukai daun-daunan, tanaman semak daripada rumput.

Kambing Boer Jantan
Boer jantan bertubuh kokoh dan kuat sekali. Pundaknya luas dan ke belakang dipenuhi dengan pantat yang berotot. Boer jantan dapat kawin di bulan apa saja sepanjang tahun. Mereka berbau tajam karena hal ini untuk memikat betina. Seekor pejantan dapat aktif kawin pada umur 7-8 bulan, tetapi disarankan agar satu pejantan tidak melayani lebih dari 8 – 10 betina sampai pejantan itu berumur sekitar satu tahun. Boer jantan dewasa (2 – 3 tahun) dapat melayani 30 – 40 betina. Disarankan agar semua pejantan dipisahkan dari betina pada umur 3 bulan agar tidak terjadi perkawinan yang tidak direncanakan. Seekor pejantan dapat mengawini hingga selama 7 – 8 tahun.

Kambing Boer Betina
Boer betina tumbuh seperti jantan, tetapi tampak sangat feminin dengan kepala dan leher ramping. Ia sangat jinak dan pada dasarnya tidak banyak berulah. Ia dapat dikawinkan pada umur 10 – 12 bulan, tergantung besar tubuhnya. Kebuntingan untuk kambing adalah 5 bulan. Ia mampu melahirkan anak-anak tiga kali dalam dua tahun. Betina umur satu tahunan dapat menghasilkan 1 – 2 anak. Setelah beranak pertama, ia biasanya akan beranak kembar dua, tiga, bahkan empat.
Boer induk menghasilkan susu dengan kandungan lemak sangat tinggi yang cukup untuk disusu anak-anaknya. Ketika anaknya berumur 2½ – 3½ bulan induk mulai kering. Boer betina mempunyai dua hingga empat puting, tetapi kadangkala tidak semuanya menghasilkan susu. Sebagai ternak yang kawinnya tidak musiman, ia dapat dikawinkan lagi tiga bulan setelah melahirkan. Birahinya dapat dideteksi dari ekor yang bergerak-gerak cepat disebut “flagging”. Boer betina mampu menjadi induk hingga selama 5 – 8 tahun.

6. Kambing Saanen
Kambing Saanen ini aslinya berasal dari lembah Saanen, Swiss (Switzerland) bagian barat. Merupakan salah satu jenis kambing terbesar di Swiss dan penghasil susu kambing yang terkenal. Sulit berkembang di wilayah tropis karena kepekaannya terhadap matahari. Oleh karena itu di Indonesia jenis kambing ini disilangkan lagi dengan jenis kambing lain yang lebih resisten terhadap cuaca tropis dan tetap diberi nama kambing Saanen, antara lain dengan kambing peranakan etawa.

Ciri-ciri kambing Saanen :
Bulunya pendek berwarna putih atau krim dengan titik hitam di hidung, telinga dan di kelenjar susu.
Hidungnya lurus dan muka berupa segitiga.
Telinganya sederhana dan tegak ke sebelah dan ke depan.
Ekornya tipis dan pendek.
Jantan dan betinanya bertanduk.
Berat dewasa 68-91 kg (Jantan) dan 36kg - 63kg (Betina), tinggi ideal kambing ini 81 cm dengan berat 61 kg, di saat tingginya 94 cm beratnya 81 kg.
Produksi susu 740 kg/ms laktasi.

7. Kambing Gembrong
Kambing Gembrong terdapat di daerah kawasan Timur Pulau Bali terutama di Kabupaten Karangasem.

Pertama kali melihat hewan ini seperti melihat anjing berbulu panjang dan lebat, padahal kambing. Melihat badannya memang mirip kambing, tetapi bila melihat bulunya yang lebat mirip anjing. Dari badan hingga kepala, hewan ini juga hampir tertutup seluruhnya oleh bulu. Itulah kambing Gembrong, kambing asal Bali yang hampir punah.

Ciri khas kambing Gembrong jantan berbulu panjang lebat dan mengkilap, yang tumbuh mulai dari kepala hingga ekor. Bila dibiarkan, panjang bulu bisa mencapai 25—30 cm. Setiap 12—16 bulan sekali, bulunya mesti dicukur. Jika tidak, bulu bagian kepala dapat menutupi mata dan telinga, sehingga akan mempersulit kambing saat makan.

Sedangkan bentuk dan ukuran tubuh kambing betina mirip kambing kacang. Tapi pada bagian bawah perut melebar. Kambing gembrong betina juga bertanduk, namun lebih pendek dan oval. Rambut panjang terdapat pada kambing jantan, sedangkan kambing Gembrong betina berbulu pendek berkisar 2-3 cm.

Warna tubuh dominan kambing Gembrong pada umumnya putih sebagian berwarna coklat muda dan coklat. Pola warna tubuh kebanyakan satu warna, sebagian lagi dua - sampai tiga warna. Tinggi kambing (gumba) 58 - 65 cm, bobot badan kambing dewasa 32-45 kg. Kambing jantan berjumbai pada dahi. Jumbai terkadang menutup mata dan muka kambing.

Kambing gembrong ini dulunya merupakan persilangan antara kambing Kashmir dengan kambing Turki. Kedua jenis kambing itu masuk ke Bali dari luar negeri sebagai hadiah untuk seorang bangsawan Bali, yang kemudian berkembang sampai sekarang di daerah Bali.

Beberapa peternak mencoba menyilangkan kambing Gembrong dengan kambing Peranakan Ettawah (PE). Dari persilangan itu dihasilkan kambing gettah alias gembrong ettawah.

8. Kambing Boerawa
merupakan kambing hasil persilangan antara kambing Boer jantan dengan kambing Peranakan Etawah (PE) betina.

Ternak hasil persilangan kedua jenis kambing tadi disebut dengan Boerawa yakni singkatan dari kata Boerawa dan Peranakan Etawah. Kambing hasil persilangan ini mulai berkembang dan banyak jumlahnya di Propinsi Lampung, walaupun upaya persilangan antara kambing Boer dengan kambing lokal telah dilakukan di beberapa propinsi lainnya seperti Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan.

9. Kambing Muara
Kambing ini dijumpai di daerah Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara di Propinsi Sumatera Utara.

Dari segi penampilannya kambing ini nampak gagah, tubuhnya kompak dan sebaran warna bulu bervariasi antara warna bulu coklat kemerahan, putih dan ada juga berwarna bulu hitam. Bobot kambing Muara ini lebih besar dari pada kambing Kacang dan kelihatan prolifik. Kambing Muara ini sering juga beranak dua sampai empat sekelahiran (prolifik). Walaupun anaknya empat ternyata dapat hidup sampai besar tanpa pakai susu tambahan dan pakan tambahan tetapi penampilan anak cukup sehat, tidak terlalu jauh berbeda dengan penampilan anak tunggal saat dilahirkan. Hal ini diduga disebabkan oleh produksi susu kambing relatif baik untuk kebutuhan anak kambing 4 ekor.

10. Kambing Kosta
Lokasi penyebaran kambing Kosta ada di sekitar Jakarta dan Propinsi Banten. Kambing ini mempunyai bentuk tubuh sedang, hidung rata dan kadang-kadang ada yang melengkung, tanduk pendek, bulu pendek. Kambing ini dulunya terbentuk dari persilangan kambing Kacang dan kambing Khasmir (kambing impor).

Warna dari kambing Kosta ini adalah coklat tua, coklat muda, coklat merah, abu-abu sampai hitam. Pola warna tubuh umumnya terdiri dari 2 warna, dan bagian yang belang umumnya didominasi oleh warna putih.

Kambing Kosta terdapat di Kabupaten Serang, Pandeglang, dan disekitarnya serta ditemukan pula dalam populasi kecil di wilayah Tangerang dan DKI Jakarta. Selama ini masyarakat hanya mengenal Kambing Kacang sebagai kambing asli Indonesia, namun karena bentuk dan performa Kambing Kosta menyerupai Kambing Kacang, sering sulit dibedakan antara Kambing Kosta dengan Kambing Kacang, padahal bila diamati secara seksama terdapat perbedaan yang cukup signifikan.

Salah satu ciri khas Kambing Kosta adalah terdapatnya motif garis yang sejajar pada bagian kiri dan kanan muka, selain itu terdapat pula ciri khas yang dimiliki oleh Kambing Kosta yaitu bulu rewos di bagian kaki belakang mirip bulu rewos pada Kambing Peranakan Ettawa (PE), namun tidak sepanjang bulu rewos pada Kambing PE dengan tekstur bulu yang agak tebal dan halus. Tubuh Kambing Kosta berbentuk besar ke bagian belakang sehingga cocok dan potensial untuk dijadikan tipe pedaging. Saat ini populasi Kambing Kosta terus menyusut.

11. Kambing Marica
Kambing Marica adalah suatu variasi lokal dari Kambing Kacang yang terdapat di Provinsi Sulawesi Selatan, dan merupakan salah satu genotipe kambing asli Indonesia yang menurut laporan FAO sudah termasuk kategori langka dan hampir punah (endargement).

Daerah populasi kambing Marica dijumpai di sekitar Kabupaten Maros, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Sopeng dan daerah Makassar di Propinsi Sulawesi Selatan. Kambing Marica punya potensi genetik yang mampu beradaptasi baik di daerah agro-ekosistem lahan kering, dimana curah hujan sepanjang tahun sangat rendah. Kambing Marica dapat bertahan hidup pada musim kemarau walau hanya memakan rumput-rumput kering di daerah tanah berbatu-batu. Ciri yang paling khas pada kambing ini adalah telinganya tegak dan relatif kecil pendek dibanding telinga kambing kacang. Tanduk pendek dan kecil serta kelihatan lincah dan agresif.

12. Kambing Samosir (Kambing Putih, Kambing Batak)
Berdasarkan sejarahnya kambing Samosir ini dipelihara penduduk setempat secara turun temurun di Pulau Samosir, di tengah Danau Toba, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara.

Kambing Samosir pada mulanya digunakan untuk bahan upacara persembahan pada acara keagamaan salah satu aliran kepercayaan aninisme (Parmalim) oleh penduduk setempat. Kambing yang dipersembahkan harus yang berwama putih, maka secara alami penduduk setempat sudah selektif untuk memelihara kambing mereka mengutamakan yang berwarna putih. Kambing Samosir ini bisa menyesuaikan diri dengan kondisi ekosistem lahan kering dan berbatu-batu, walaupun pada musim kemarau biasanya rumput sangat sulit dan kering. Kondisi pulau Samosir yang topografinya berbukit, ternyata kambing ini dapat beradaptasi dan berkembang biak dengan baik.

Tubuh kambing dewasa yaitu rataan bobot badan betina 26 - 32 kg; panjang badan 57 - 63 cm; tinggi pundak 50 - 56 cm; tinggi pinggul 53 - 59 cm; dalam dada 28 - 33 cm dan lebar dada 17 - 20 cm.

Berdasarkan ukuran morfologik tubuh, bahwa kambing spesifik lokal Samosir ini hampir sama dengan kambing Kacang yang ada di Sumatera Utara, yang membedakannya terhadap kambing Kacang yaitu penotipe warna tubuh yang dominan putih dengan hasil observasi 39,18% warna tubuh putih dan 60,82% warna tubuh belang putih hitam. Pemberian nama kambing Samosir pada saat ini masih secara lokal dan dikenal dengan nama Kambing Putih atau Kambing Batak.

Tahapan-tahapan cara memeliha kambing dan merawatnya diantaranya sebagai berikut:

1. Kandang
2. Makanan
3. Pengenalan Ternak
4. Perawatan Kuku
5. Pemeliharaan Kambing Jantan
6. Pemeliharaan Kambing Induk
7. Perawatan Setelah Beranak

KANDANG KAMBING

Kandang untuk kambing harus disesuaikan dengan karakter kambing, karena kambing memiliki sifat agresif atau tidak bisa diam, bahkan kambing hewan yang suka mendaki. Oleh sebab itu kandang untuk kambing sebaiknya cukup tinggi, kurang lebih sdetengah meter dari permukaan tanah.

Selain dapat menahan angin kandang unntuuk kambing harus terkena sinar matahari, terutama sinar matahari diwaktu pagi hari, kandangkambing bisa kita buat dengan system ganda atau tunggal. Namun pembuatan kandang tersebut memang sebainnya disesuaikan dengan jumlah kambing yang akan kita pelihara.


Untuk kandang kambing jantan ukuran luasnya 1 x 1,5 m. sedangkan untuk ukuran luas kandang kambing betina 0,8 x 1,5 m. untuk kandang kambing betina yang memiliki anak satu atau dua ekor ukuran kandangnya 1 x 1,5 m. kalau kitaa akan membuat kandang untuk 10 ekor kambing yang kita campur sekaligus , dapat dipergunakab ukuran 1,5 x 7,5 m atau 1,5 x 6 m.

Untuk ukuran tempat makan tidak ada patokan, tetapi untuk pedoman bisa kita gunakan ukuran sebagai berikut:
  • Bagian dasar selebar 25 cm.
  • Bagian atasnya selebar 35-40 cm.
  • Kedalaman rak makan 50 cm.
  • Jarak rak dari lantai 25 cm.
Untuk lantai seharusnya kita memilih bahan yang terbuat dari bamboo agar tahan terhadap air kencing dan kotoran yang jatuh ke lantai bisa langsung keluar, oleh sebab itu kita bisa gunakan ukuran 1-1,5 cm, jarak bamboo untuk lantai.
Atap kandang sebaiknya dapat menutupi rak tempat makan (untuk kandang tunggal) supaya rak tidak terkena air hujan.

MAKANAN KAMBING
Makanan yang biasa diberikan untuk kambing diantaranya:

1. Kelompok padian-padian

Rumput kelonjono.
Rumput Benta
Rumput Jukut Tualadi
Rumput Benggala
Rumput Kawatan

2. Kelompok Kacang-kacangan

Orok-orok / Krotalaria.
Daun, ranting, ataupun bunga Turi
Petai cina atau malandingan, bisa juga buahnya atau bunga malandingan yang masih muda.
Kacang tanah, baik daun atau buahnya yang masih muda.
Kacang kedelai.

3. Kelompok lain yang bisa diberikan

Daun waru.
Daun kelapa pohon.
Daun pisang.
Daun nangka.
Daun Clitoria atau kembang Telang.

Biasanya kambing dewasa setiap harinya memerlukan makanan hijau-hijauan sebanyak 6 kg. untuk kambing betina yang sedang menyusui dapat kita berikan makanan tambahan konsentrat yang berupa dedak, bungkil kelapa, bubur nasi dan sedikit garam.

PERAWATAN KUKU

Perawatan kuku pada kambing sangat penting, karena kambing sering digembalakan di daerah-daerah yang becek dan banyak caccingnya. Hal ini merupakan salah satu penyebab kambing-kambing itu terserang penyakit.

Kuku yang terserang cacing, akan kelihatan keropak, auranya tidak rata. Apalagi kalau sampai ada tungau yang menyerang di sela-sela kuku-kuku kambing menyebabkan kambing malas berjalan karena sakit, selain itu kerusakan pada kuku dapat mengakibatkan kelainan bentuk kaki akibat lamanya penyakit yang diderita dan akan pincang jalannya.

PEMELIHARAAN KAMBING JANTAN

Tidak semua kambing jantan memiliki daya nafsu seksual yang hebat, hal ini diakibatkan karena beberapa hal antara lain:
  • Terlalu sering dipakai untuk pejantan atau sebagai pemacek.
  • Biasanya kaki belakang kambing sakit, juga bisa menurunkan gairah seksual.
  • Mukin alat kelamin (kemaluannya) sakit.
  • Bisa juga karena susunan saraf pusatnya terganggu.
  • Termasuk ternak yang sakit.

Untuk menghindari kambing jantan yang kurang maksimal seperti di atas, kita perlu melakukan pemeliharaan dan perawatan sebagai berikut:
  • Letakan kambing dalam kandang tersendiri, posisi kandang sebaiknya di tengah-tengah kambing betina yang dewasa.
  • Usahakan mempunyai gerakan yang bebas, yaitu dengan cara selain dikandang juga sering dilepas dikandang.
  • Untuk menjaga kesehatannya, kandang kambing jantan ini perlu disikat dan dibersihkan dan tidak hannya kandangnya kambingnya pun harus disikat minimal seminggu sekali.
  • Makanan kambing jantan harus cukup dan mengandung unsure-unsur yang dibutuhkan, agar menambah manfaat buat kekuatan.
  • Kandang harus tetap bersih dan sekering mungkin, paling tidak setiap pagi sinar matahari dapat masuk.
kambing jantan yang baik untuk dikawinkan setelah berumur 2 tahun. Selama satu tahunnya hanya boleh dikawinkan dengan 25 – 50 kambing betina saja. Inipun harus kita bagi menjadi dua tahap perkawinan artinya setiap ekor kambing betina yang telah dikawini, hanya boleh dikawinkan sekali lagi dengan pejantan yang sama dalam jangka waktu setengah bulan lagi atau 2 minggu kedepan.

PEMELIHARAAN KAMBING INDUK
  • Kandang untuk beranak harus ditempatkan yang terpisah dari kandang kambing lainnya, supaya suasananya tenang.
  • Ukuran kandang sebaiknya 1 x 1,5m.
  • Makan harus diperhatikan jumlah maupun kualitas.
  • Harus dilatih agar bisa bergerak menuju kandang tempat melahirkan.

Ciri-ciri kambing induk yang mau beranak, sebagai berikut:
  • Putting bila diperah mengeluarkan cairan putih.
  • Kambing yang akan melahirkan selalu kelihatan gelisah dan suka mencakar-cakar lantai.
  • Dari alat kelaminnya selalu keluar cairan berupa lender yang putih dan jernih.
  • Suka mengembik.

Contact Form

Name

Email *

Message *

Labels

alat musik (1) ALLAH (1) Aneka Jenis ayam (1) aneka Jenis Bebek Itik (1) Angry Birds (1) Animasi Gerak Hari Valentine (1) Ariel NOAH (2) Baju Kerja Muslim Wanita (1) Baju Pengantin (1) Baju Renang (1) bams Samson menikah (1) Banjir Di Jepara (1) BBM Doa (1) BBM Galau Sedih (1) bbm valentine (1) Berita Foto (3) bola (1) brazuca (1) Bulan Madu Dude Herlino-Alyssa Soebandono (1) Cewek Cantik (3) Cewek Cantik Berjilbab (1) Cewek Indonesia (2) Cinta (1) Cinta Allah Status BBM Android (1) Ciri Jenis Perawatan Kambing (1) Ciri Jenis Perawatan Sapi (1) Coboy Junior (1) Daftar Tempat Wisata (7) Desain Dapur (1) Desain Kamar Tidur (1) dewi persik vs farhat abbas (1) Disney (1) foto ariel VS sphia latjuba (2) Foto Banjir (2) Foto Bencana Alam (1) foto cowok ganteng keren (1) Foto Dude Herlino VS Alyssa Soebandono Menikah (1) Foto G-Dragon (1) Foto Gempa Tsunami Chile (1) Foto Gunung Bromo (1) foto gunung kelud meletus 2014 (1) Foto MAS MH370 Hilang (1) Foto Masjdil Haram (2) Foto Mobil (1) Foto Paul Walker Dead (1) Foto Pernikahan Caisar-Indadari (1) FOTO RASSYA ISLAMAY PASSYA (1) Foto Satelit NASA (1) foto selebriti (5) Foto Sunset (1) Frozen (1) G-Dragon (1) Gambar Al Qur'an (1) Gambar Aneka Durian (1) Gambar Angkasa (1) Gambar Animasi Status BBM Android (1) Gambar BB Lucu (4) Gambar Dapur (1) gambar dzikir (1) Gambar Kamar Tidur (1) Gambar Kartun (4) gambar kebaya muslim modern (1) Gambar Kembang Api Tahun Baru (1) Gambar Lucu (1) Gambar Masjidil Haram (2) Gambar Mobil (2) Gambar Mobil Mewah (3) Gambar NASA (1) Gambar PP Doa (2) Gambar PP Unik (14) Gambar Profil BlackBerry (3) Gambar Rak Buku (1) Gambar Sholat (1) Gambar Status BB (5) Gambar Status Facebook (1) Gambar Sunset (1) Gambar Tempat Obyek Wisata Bali (1) Gambar Tempat Obyek Wisata Bandung Jawa Barat (1) Gambar Tempat Obyek Wisata Jogyakarta (1) Gambar Tempat Obyek Wisata Lombok (1) Gambar Tempat WIsata Jakarta (1) Gambar Tempat Wisata Malang Jawa Timur (1) Gambar Tempat Wisata Surabaya (1) Gambar Unik Lucu (4) Gaya Jilbab (1) Gmbar Ucapan Tahun Baru 2014 Terbaru (1) Gong Xi Fa Cai (1) Happy Birthday (1) Hello Kitty (1) Hello Kitty Lucu (1) Hijab Style (1) I love u Status BBM ANdroid (1) Kaligrafi Arab (1) Kaligrafi Islam (1) Kartu Lebaran (1) Kartu Ucapan Lebaran (1) Kartu Ucapan Selamat Idul Fitri (1) kartu valentine (1) kebaya pengantin (1) kebaya pengantin muslim (1) Korea (1) KPop (1) Kumpulan Gambar Hello Kitty (1) KUMPULAN GAMBAR MEKAH TERBARU Picture Mekah (1) Lebaran Idul Fitri (1) Logo Pemilu (1) Masjdil Haram Mekkah (1) Maskot Pemilu (1) Mobil Bugatti (1) Mobil Lamborghini (1) Mobil Super Mahal (1) Model Baju Kerja Wanita Terbaru (1) Model Baju Korea Trend Terbaru (1) Oki Setiana Dewi VS Ory Vitrio (1) Pemandangan Alam Indah Unik (1) Pemilu 2014 (1) Pic BB (2) PP BB Lucu (1) PP BB Unik (1) Rumah Minimalis (1) sayang (1) Selamat Lebaran (1) Selebriti (8) Spongbon Petrik (1) Status BB (1) Status BBM Lucu (5) Status Gambar Blackberry (1) Status Shalat (1) Super Car (2) Syahnaz Shaadiqa (1) Tahun Baru 2014 (1) Tahun Baru Imlek (1) Ucapan Hari Maulid Nabi (1) Ucapan Ulang Tahun (1) ucapan valentine (1) Umbrella Girl (1) Wedding Dress (1)